Image default
Go Berita

Aplikasi Wajib Bagi Pedagang Minyak Goreng Curah

Pedangang minyak goreng curah wajib mendaftarkan diri di aplikasi SIMIRAH (Sistem Informasi Minyak Goreng Curah) 2.0 per tanggal 11 Juli 2022. Mereka yang tidak mendaftarkan diri, tidak akan bisa mendapat pasokan minyak goreng curah.

“Jika tidak mendaftar di aplikasi itu, maka pengecer tidak mendapat pasokan minyak curah,” ucap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Mahila Surya Dewi, pada Minggu (3/7/2022).

Aplikasi ini telah dilakukan sejak tanggal 27 Juni 2022 lalu. Sosialisasi akan terus dilakukan selama dua minggu, hingga tanggal 10 Juli 2022 mendatang.

Dengan adanya aplikasi Simirah ini, pembeli minyak goreng curah bisa terdata karena mereka harus memindai QR code di toko yang sudah terdaftar di Simirah dengan menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Jika hasil scanning menunjukkan warna hijau, berarti boleh membeli. Jika keluar tanda merah, berarti tidak boleh membeli,” kata Mahila.

Aplikasi SIMIRAH ini bertujuan agar pembeli minyak goreng curah tidak ada yang memborong berlebihan. “Setiap NIK akan dibatasi 10 liter minyak goreng per hari,” kata Mahila.

Selama masa sosialisasi, pembeli yang tidak memiliki aplikasi PeduliLindungi masih boleh menggunakan KTP.

Related posts

Bapak, Ibu dan Anak Tewas Gara-gara Mobil GrandMax Patah As di Desa Asrikaton, Malang

sinta

Virgoun Potong Uang Bulanan Ketiga Anaknya Gegara Inara Rusli Makin Kaya, Ngaku Masih Tanggung Jawab

sinta

Warga Tlogomas Tolak RedDoorz dan Smart Hotel Malang Terindikasi Jadi Tempat Prostitusi

rizky_EM

Leave a Comment